PENUTUPAN SEKOLAH PIMPINAN ORGANISASI MAHASISWA

DHB Buat Kamu Beda, inilah satu prinsip yang senantiasa diterapkan di seluruh keluarga besar civitas kampus STIKes Dharma Husada, siapapun yang menjadi bagian dari keluarga besar STIKes Dharma Husada harus mengalami transformasi karakter yang jauh lebih baik dan berdaya guna tidak untuk dirinya tapi juga untuk masyarakat.

Itulah gambaran bagaimana kegiatan organisasi kampus terus didorong menjadi motor penggerak akan perubahan dan pembinaan karakter mahasiswa, salah satu diantaranya adalah dengan pelaksanaan kegiatan Sekolah Pimpinan yang diikuti oleh semua pimpinan organisasi mahasiswa yang masuk kategori ring 1, sejak Oktober 2020 sampai dengan Januari 2021. Tujuan dari kegiatan ini adalah mewujudkan pemimpin masa depan yang berintegritas yang mempunyai wawasan luas serta mampu menjawab tantangan dan menjadi problem solver di masyarakat.

Kegiatan Sekolah Pimpinan ini telah memasuki angkatan kelima, yang tentunya mengalami banyak transformasi disesuaikan dengan tantangan dan perubahan zaman, misalnya pada masa Pandemi sekarang kegiatan banyak dilakukan secara hybrid (daring dan luring) untuk tetap memegang prinsip pembinaan dan pembentukan karakter pemimpin yang paripurna. Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 bulan ini, akhirnya ditutup secara resmi oleh Ketua STIKes Dharma Husada yang dihadiri oleh sebagian kecil panitia dan sisanya oleh seluruh peserta dan panitia secara daring.

Banyak harapan dan tanggung jawab yang harus di pikul oleh segenap pimpinan organisasi mahasiswa yang telah dinyatakan lulus mengikuti sekolah pimpinan, diantaranya bagaimana mewujudkan organisasi kampus sebagai wadah pengembangan diri dari setiap individu baik dilingkungan kampus atau di luar kampus agar menjadi pribadi yang baik dan bermanfaat untuk bangsa dan negara.

 

DHB BUAT KAMU BEDA !!!

DHB Buat Kamu Beda, inilah satu prinsip yang senantiasa diterapkan di seluruh keluarga besar civitas kampus STIKes Dharma Husada, siapapun yang menjadi bagian dari keluarga besar STIKes Dharma Husada harus mengalami transformasi karakter yang jauh lebih baik dan berdaya guna tidak untuk dirinya tapi juga untuk masyarakat. Itulah gambaran bagaimana kegiatan organisasi kampus terus didorong […]

Leave a Reply

*