Sekolah Tinggi Ilmu KesehatanSTIKes Dharma Husada

Program Studi S1 Kebidanan

A. Visi Program Studi

Menghasilkan Lulusan Sarjana Dan Profesi Kebidanan Yang Unggul Dalam Pelayanan Kebidanan Komplementer Dan Kesiapsiagaan Bencana Tingkat Global Tahun 2040.

 

B. Misi Program Studi

1. Menyelenggarakan Pendidikan dan Pembelajaran yang Berbasis Kompetensi, berdasarkan Evidence-Based dalam memberikan Asuhan Kebidanan yang Berfokus pada Asuhan Komplementer, Berjiwa Enterpreuner dan Bersikap Kesiagaan dalam Menghadapi Situasi Gawat Darurat dan Bencana.

2. Menyelenggarakan Kegiatan Penelitian dalam Ruang LIngkup Kebidanan yang Berfokus pada Asuhan Komplementer Berdasarkan Kebutuhan Masyarakat dan Perkembangan Iptekes.

3. Mengembangkan dan Melaksanakan Kegiatan Pengabdian Masyarakat Berdasarkan Kompetensi Bidang Keahlian Kebidanan yang Berfokus pada Asuhan Komplementer untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Ibu dan Anak.

4. Melaksanakan sistem manajemen progam studi sarjana kebidanan dan Pendidikan profesi bidan yang bersih, bertanggungjawab dan transparan.

5. Membangun Kemitraan Kerjasama Dalam Bidang Pendidikan, Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan lembaga-lembaga tingkat nasional dan Internasional.

 

C. Tujuan Program Studi

1. Menghasilkan bidan pelaksana, pendidik, manajerial pelayanan, dan peneliti bidang pelayanan dan pendidikan kebidanan dengan kajian kebidanan komplementer

2. Terselenggaranya kegiatan pendidikan dan pembelajaran berbasis kompetensi yang menunjang penguasaan standar kompetensi bidan Indonesia

3. Terciptanya suasana akademik yang membangkitkan kesadaran bahwa setiap kehidupan mempunyai hak untuk dihargai dan menumbuhkan nilai- nilai kearifan dalam setiap kegiatan program studi

4. Berkembangnya program – program pendidikan bidan berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kompetensi bidan dan mutu pelayanan kebidanan.

5. Terselenggaranya unit usaha pelayanan kebidanan sebagai sarana menumbuh kembangkan jiwa Enterpreneur

6. Terselenggaranya pelayanan kebidanan sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang prima berlandaskan keimanan, kejujuran, keikhlasan, dan peduli bagi masyarakat.

7. Terselenggaranya pembelajaran praktikum dan praktik komplementer kebidanan

8. Menghasilkan bidan yang selalu siap siaga dalam situasi gawat darurat dan bencana.

 

 

CPL SARJANA KEBIDANAN

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana akademik kebidanan lulusan mampu:

  1. Menerapkan nilai ketuhanan, kebangsaan, kemanusiaan, kepedulian sosial, kerjasama, menghargai keanekaragaman, menjunjung tinggi penegakan hukum serta nilai profesional bidan.
  2. Mampu menguasai konsep teoritis keilmuan kebidanan dan keilmuan lain yang menunjang praktik pelayanan kebidanan
  3. Mampu menguasai teori aplikasi strategi pengambilan keputusan dengan menggunakan IPTEKS secara akuntabel dan bertanggung jawab berdasarkan pemikiran logis, kritis, sistematis, etis, dan berbasis bukti ilmiah serta menghasilkan karya ilmiah dalam bentuk skripsi/ prototype/ proyek atau bentuk lainnya
  4. Mampu menerapkan teori aplikasi kegiatan promosi kesehatan, edukasi, konseling, advokasi serta pencegahan masalah kesehatan termasuk universal precaution dan patient safety
  5. Mampu menerapkan teori aplikasi ilmu kebidanan pada asuhan kebidanan bayi baru lahir, bayi, balita, anak prasekolah, remaja, prakonsepsi, kehamilan, persalinan, nifas-menyusui, pasca keguguran, masa antara, klimakterium secara komprehensif dan berkesinambungan.
  6. Mampu menerapkan teori aplikasi pelayanan pelayanan kontrasepsi, kesehatan seksual dan kesehatan reproduksi serta perencanaan keluarga secara
  7. Mampu menganalisis penyimpangan dari kondisi normal (deteksi dini komplikasi) dan kebutuhan penanganan awal kegawatdaruratan maternal neonatal meliputi kebutuhan konsultasi, kolaborasi dan rujukan termasuk tatalaksana kasus rentan secara komprehensif.
  8. Mampu menerapkan teori aplikasi manajemen, kepemimpinan, kewirausahaan dan model praktik bidan dalam berbagai setting pelayanan kesehatan dan komunitas sesuai lingkup tanggung jawabnya.
  9. Menguasai konsep berpikir kritis, sistematis, dan inovatif serta mampu mengembangkan dan mengimplementasikan terapi komplementer, kewirausahaan, dan inovasi dalam pelayanan kebidanan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.”
  10. Mampu mengembangkan dan mengimplementasikan asuhan kebidanan yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan dalam menghadapi situasi bencana dan krisis kesehatan.